Currently viewing and reading

Related Post

11 Comments Received

Bastari Wijaya
December 21st, 2009 @4:41 pm  

Heran, Kasus Bibit-Chandra begitu banyak yang mendukung. Kok kasus Antasari ini sepi sekali? Padahal Jelas-jelas Antasari ini dijebak!!!!

bodoh
January 10th, 2010 @8:26 am  

antazari dijebak? dijebak nafsu seksnya sendiri lah..terus kepepet takut di blow up ama nasruddin…~ jd kalap terus suruh orang bunuh…simple kok mas..mas aja yg sok pinter..sedikit sedikit konspirasi, skenario besar…kalau semua gitu mah gampang setiap kali ada kasus pembunuhan selalu aja dompleng kata kata ‘rekayasa n konspirasi’…masyarakat tidak mendukut antazari karena masyarakat punya hati nurani, tidak bodoh, tahu mana yang rekayasa (kayak kasus bibit chandra) dan mana yg memang kasus beneran…pak antazari manusia biasa mas, bukan malaikan, bisa khilaf n berdosa..

bodoh
January 10th, 2010 @8:29 am  

cuman saya akui antazari memang lihai mas, dia sengaja seret bibit chandra (dengan testimoni) nya..sehingga terkesan ada pelemahan KPK yg sistemis..padahal mah ini skenarionya antazari aaja..terus dia happy banget waktu ada kasus cicak vs buaya (jd dia mendompleng seakan akan KPK memang mau di jatuhkan bla bla)..

bodoh
January 10th, 2010 @8:34 am  

secara psikologis gampang kok mas, terdakwa yg di sidang keliatan tenang (walau sebenernya tegang) diam itu biasanya memang bersalah…

kalau dia ga salah, dia psycologically akan menampakkan emosi ‘MARAH BESAR’ atas fitnah, tuduhan etc…tp antazari tampak diam,banyak pikir etc itu biasanya memang bersalah mas,..dia teringat ingat scenario scenario waktu dia merencanakan pembunuhan tsb..juga terkenang pas di kamar ama rani…

kalau ngga gitu dia akan MARAH etc…
simple.kok…pliz read kasus scott peterson di amrik yg dituduh membunuh anak istrinya di malam natal. di sidang dia diam terus, tenang terkontrol…terus kata juri di amrik dia bersalah dan dihukum mati..”KEDIAMANNYA MENUNJUKKAN SEMUANYA KALAU DIALAH PEMBUNUHNYA” kalau dia ga bunung, di sidang mah udah nangis nangis sesenggukan, teringat cintanya akan anak istri mas..dan MARAH akan pembunuh sebenernya…

tri sismanta
January 12th, 2010 @1:36 pm  

aaah memang negeri ini dipegegang para bedebah, moral pemimpin kita udah bejad semua. mana anggodo yg jelas menyuap kpk tdk ditahan, mana ada istana dlm penjara, kriminalisasi kpk, budiono yg memberikan penjelasan yg berbelit-belit pada pansus centuri.robert tantular jg berbelit2 memberikan jawaban pada pansus.

bodoh
January 16th, 2010 @5:56 pm  

setuju mbak tri…saya agak nyesel ga milih pak JK aja pemilu lalu. Kalau saya liat memang moral, work ethics and professionalisme manusia indonesia (pemimpin + rakyat) nya aja yg masihh sangat jauh dari standar..

harusnya bangsa ini udah lama jadi maju n besar mbak..miriss..
seandainya bangsa ini punya presiden sekaliber Mahatir atau Lee Kuan Yew…untuk 10 tahun aja..udah pasti beda jauh ya mba…

maya
January 28th, 2010 @2:47 pm  

kemajuan suatu bangsa tidak diukur dari presidennya. kemajuan suatu bangsa haruslah dari rakyatnya sendiri, kalo rakyatnya kebanyakan protes, kapan majunya???apa-apa asal dapet masalah, minta presiden diganti, emang semuadah menbalikkan tapak tangan???
program belum selesai mau pula diganti dengan program baru???kapan majunya???? sama aja kayak anak kecil, dikasih makan setengah2,,gizinya tentu dapetnya setengah2 kan???
tidak ada yang semourna di dunia ini, begitu pula presiden dan antsari ini, jadi kita sebagai rakyat,daripada protes dan menjelek2an pemerintah(padahal kita sendiri kalau berada di posisi mereka belum tentu bertindak profesional) mendingan ikut membantu program2 pemerintah. banyak yang bisa kita lakukan dan bernilai positif. memberantas korupsi dan mafia hukum itu tidak mudah, pemerintah tentunya harus menyelidiki dengan matang supaya tidak salah tangkap, coba tebak, siapa yang akan disalahkan kjalau salah tangkap???mereka sendiri kan??makanya mereka harus hati2.seperti kasus century sekarang ini…mungkin memang respon presiden lamban, tapi apakah ia memang lepas tangan??nggak kan???ingat kalo SBY itu dari militer, semua langkah dan tindakan harus hati2 dan psti. jadi jangan langsung men-judge yang nggak2.

pemerintahan yang bagus itu bukan karena presiden dan menterinya saja, tapi juga karna rakyatnya yang berpikir jernih dan CERDAS! bukan hanya demo saja kerjanya.

untuk kasus Antasari,,,
baru aja malam ini aku nonton di berita bhwa ia dihukum mati oleh kejaksaan,,antasari telah membacakan 90 halaman pembelaan tapi tetep aja dihukum mati.

menurut saya, memang terkesan antasari dipermainkan.

bukti hukuman mati yang memberatkan antasari tidak sepadan/sah karena berupa rekaman antasari dan rani(rekaman ini bukan tentang pembunuhan,tapi perselingkuhan,jadi nggak nyambung kan?)
ditambah lagi katanya peluru yang ada di tubuh nasrudin berbeda dengan peluru yang ada di tangan rang bayaran.
dan…kejaksaan tidak mau menunjukkan bukti2 dari kepolisian dan apalgi namanya saya tidak ingat, hanya bukti rekaman itu saja. padahal, itu tidak bisa dikategorikan bukti untuk hukuman mati.

dan…hal yang memberatkan antasari tentang membuat gaduh persidangan, apakah mengucap asma Allah termasuk mebuat gaduh?????…ckckckck…..

saya akan turut berdoa supaya kasus ini selesai dengan adil.
antasari memang bersalah, tapi seharusnya ia mendapatkan hukuman yang setimpal, bukan hukkuman mati yang diinginkan oleh orang2 yang ingin menjatuhkannya.
antasari juga manusia yang memiliki hak asasi,”hak untuk hidup”

dunia ini panggung sandiwara, kita tidak bisa memastikan kalau semua berjalan memang begitu adanya,ingat, selalu ada pemain dibelakang layar yang mengendalikan tali2 mayoret kita.

dari awal aku sudah curiga dengan rani, kenpa ya, rani tidak ikut diperiksa???
bisa aja dari awal rani dibayar untuk menjebak antasari dan nasrudin,,,hihihihi….

tapi…ya….giaman ya….
susah sekali kalau sudah memikirkan keadilan dan sandiwara politik indonesia ini….

semoga para mafia hukum itu bisa diketahui kedoknya dan tertangkap…semuanya….

amin.

bela antasari dan negara
February 12th, 2010 @4:17 pm  

huehehehehe kayanya yng bikin konspirasi harus banyak nonton film barat macam absolute power & most wanted deh :D … terlalu keliatan rekayasanya.. antasari tuh dijebak gara2 tau kmana larinya duit triliunan + antasari yg berhasil obrak abrik keluarga pohan :D… sabar pak antasari klo sekaang anda masih jadi korban.. maklum musuh anda tuh lembaga paling korup se indonesia ( Pol***i) dari atasanya sampai yg tingkat bawah korup semua :D

ochie ajah
February 18th, 2010 @5:55 pm  

sudah jelas2 semua bukti tidak dapat diperlihatkan dipersidangan kok masih aja ada orang yg nggak dong. kalau orang bener tuh nggak banyak ngomong kayak pak AA cukup bilang “Allah itu nggak tidur” krna yakin meski didunia ini nggak ada peradilan yg adil kelak ada peradilan Tuhan yg nggak ada satupun dosa yg nggak diadili. aku sih sangat percaya pak AA tdk brsalh, gmn bs dr tuntutan mati kok jd 18 thn penjara, ga masuk akal.yuk…teman2 yg pro Antasari nggak usah byk bicara cukup berdoa buat beliau.ok?

ochie ajah
February 18th, 2010 @6:03 pm  

aku suka banget sm kata2 mbk maya…seandainya orang2 indonesia itu tdk memikirkan kekayaan utk dirinya sendiri.smua2 pgn dimiliki. ada apa2 sedikit psti pemimpin yg disalahkan…sudah pada jauh dari Tuhan mbk. biarlah mereka begitu yg pntg kita nggak. sudah byk yg korupsi dan tugas kita adlah tdk menjadi bagian dr mereka.tp kl ngmg mslh Antasari sy ttp mendukung beliau mbk.

sotoy
February 25th, 2010 @5:38 pm  

Iya ya, jelas banget hakim nya ragu ragu dalam memvonis.
Kalau memang bersalah, kenapa ga divonis sesuai tuntutan jaksa?
Kalau memang majelis hakim nya ragu, bukankah dalam dunia peradilan seharusnya ada azas lebih baik melepaskan orang yang bersalah daripada menghukum orang yang tidak bersalah?
Kesimpulan nya, memang sepertinya ada suatu skenario yang sudah disiapkan walaupun kurang rapih ya?
Wallahu a’lam bisshawaab…

Leave A Reply

Please Note: Comments maybe under moderation after you submit your comments so there is no need to resubmit your comment again